my life diary

Isnin, 12 November 2012

Perjuangan kah????

Assalammualaikum.....
Dah lama tak update blog....umm rindunyee...

yup....betul kata-kata tu....


This night, after dinner, aku asyek pikir je pasal exam..19.11.12.....ouchhh lagi bape je hari lagi perjuangan aku nak mula...takot + risau + nak tkencing sume ada la..Mudah-mudahan aku dapat buat yang terbaik.

And aku pulak masih lagi nak baca blog orang lain dan mengepost entry untuk blog putih berseri ini.bukak fb lagi...
Ada siapa nak kata apa-apa?

Kalau aku jadi orang lain, mungkin aku akan cakap macam ni;

"weii! Apa ni update-update blog ni? Pergi study and get yourself kiasu weyh!"

"True, true. Dah lah kena hafal mcm-2, sempat lagi berfacebook!"

"Entah! You should spend your time with books, not in front of your laptop lah dey."

"Ni nak fly ke tak ni? Nak dapat stret A* ke tak nie haa? Gi study!"

"Jangan menyesal kemudian hari. Dah dah stop blogging and facebooking!"

It's hurt. Tapi, now aku kena ingatkan diri aku dengan kata-kata Dia, my personal counselor tuttttt..hehe,"success need sacrifice". Ya betul. Tapi aku selalu argue, ala budak lain online selalu boleh je score.

And aku sendiri argue balik, itu orang lain. Otak dia cepat pick up. Engkau? You need to work harder than others. Don't compare you efforts dengan efforts orang lain. Kalau nak, usaha dari sekarang.

Okey. Mungkin aku kena jadi nerd. Dan mungkin juga aku kena gelarkan diri sendiri sebagai budak kiasu. Harap-harap mulut aku masin, dan aku jadi kiasu.

Kejayaan memerlukan pengorbanan. Dan aku terpaksa mengorbankan minat aku dalam bidang blogging dan stalking and pape je lah...
"wish me luck"
Sekian,byebye wassalam.

Sabtu, 25 Ogos 2012

Doakan aku...(;

Assalammualaikum......
post khas tok anda yg mengenali sye..
Harini hari last tok aku bersuka ria...:) ..sebab pasni nak dok umah jek..dok umah la sgt?..hehe.
hope mcmtu lah...kennnn...(;
Ok..aku nak mintak maaf sekiranya selama ni aku ade saketkan hati sape-sape..Tolong Maafkan aku..
Mulai 27 Ogos 2012..mulalah perjuangan aku..dlm dewan peksa jek..(;
Trial Stpm then terus Stpm sebenar.....
so hope kOrang dOakan kejayaan aku...
bgi si dia yg aku admire sgtII tu...tunggu aku tau?pas exam..aku usha kau betulII..janji! hehehhe
k..yg ikhlas...syuhadah sazale..

Selasa, 21 Ogos 2012

muhehe..Just Lalu jerk..

Sebenarnya surat ini ingin kukirimkan kepadamu wahai engkau yang mampu melumpuhkan hatiku. Surat ini ingin kuselipkan dalam satu kehidupanmu, namun aku hanya lelaki yang tak memiliki keberanian dalam mengungkapkan semua percikan-percikan rasa yang terjadi dalam hatiku. Aku hanya dia yang engkau anggap tidak lebih, aku hanya merasa seperti itu.
Assalamu’alaikum wahai engkau yang melumpuhkan hatiku
Tak terasa dua tahun aku memendam rasa itu, rasa yang ingin segera kuselesaikan tanpa harus mengorbankan perasaan aku atau dirimu. Seperti yang engkau tahu, aku selalu berusaha menjauh darimu, aku selalu berusaha tidak acuh padamu. Saat di depanmu, aku ingin tetap berlaku dengan normal walau perlu usaha untuk mencapainya.
Takukah engkau wahai yang mampu melumpuhkan hatiku? Entah mengapa aku dengan mudah berkata “cinta” kepada mereka yang tak kucintai namun kepadamu, lisan ini seolah terkunci. Dan aku merasa beruntung untuk tidak pernah berkata bahwa aku mencintaimu, walau aku teramat sakit saat mengetahui bahwa aku bukanlah mereka yang engkau cintai walaupun itu hanya sebagian dari prasangkaku. Jika boleh aku beralasan, mungkin aku cuma takut engkau akan menjadi “illah” bagiku, karena itu aku mencoba untuk mengurung rasa itu jauh ke dalam, mendorong lagi, dan lagi hingga yang terjadi adalah tolakan-tolakan dan lonjakan yang membuatku semakin tidak mengerti.
Sakit hatiku memang saat prasangkaku berbicara bahwa engkau mencintai dia dan tak ada aku dalam kamus cintamu, sakit memang, sakit terasa dan begitu amat perih. Namun 1000 kali rasa itu lebih baik saat aku mengerti bahwa senyummu adalah sesuatu yang berarti bagiku. Ketentramanmu adalah buah cinta yang amat teramat mendekap hatiku, dan aku mengerti bahwa aku harus mengalah.
Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku, andai aku boleh berdoa kepada Tuhan, mungkin aku ingin meminta agar Dia membalikkan sang waktu agar aku mampu mengedit saat-saat pertemuan itu hingga tak ada tatapan pertama itu yang membuat hati ini terus mengingatmu. Jarang aku memandang wanita, namun satu pandangan saja mampu meluluhkan bahkan melumpuhkan hati ini. Andai aku buta, tentu itu lebih baik daripada harus kembali lumpuh seperti ini.
Banyak lembaran buku yang telah kutelusuri, banyak teman yang telah kumintai pendapat. Sebahagian mendorongku untuk mengakhiri segala prasangku tentangmu tentang dia karena sebahagian prasangka adalah suatu kesalahan,mereka memintaku untuk membuka tabir lisan ini juga untuk menutup semua rasa prasangmu terhadapku. Namun di titik yang lain ada dorongan yang begitu kuat untuk tetap menahan rasa yang terlalu awal yang telah tertancap dihati ini dan membukanya saat waktu yang indah yang telah ditentukan itu (andai itu bukan suatu mimpi).
Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mungkin aku bukanlah pejantan tangguh yang siap untuk segera menikah denganmu. Masih banyak sisi lain hidup ini yang harus ku kelola dan kutata kembali. Juga kamu wahai yang telah melumpuhkan hatiku, kamu yang dengan halus menolak diriku menurut prasangkaku dengan alasan belum saatnya memikirkan itu. Sungguh aku tidak ingin menanggung beban ini yang akan berujung ke sebuah kefatalan kelak jika hati ini tak mampu kutata, juga aku tidak ingin BERPACARAN denganmu.
Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mungkin saat ini hatiku milikmu, namun tak akan kuberikan setitik pun saat-saat ini karena aku telah bertekad dalam diriku bahwa saat-saat indahku hanya akan kuberikan kepada BIDADARI-ku. Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tolong bantu aku untuk meraih bidadari-ku bila dia bukanmu.
Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tahukah kamu betapa saat-saat inilah yang paling kutakutkan dalam diriku, jika saja Dia tidak menganugerahi aku dengan setitik rasa malu, tentu aku telah meminangmu bukan sebagai istriku namun sebagai kekasihku. Andai rasa malu itu tidak pernah ada, tentu aku tidak berusaha menjauhimu. Kadang aku bingung, apakah penjauhan ini merupakan jalan yang terbaik yang berarti harus mengorbankan ukhuwah diantara kita atau harus mengorbankan iman dan maluku hanya demi hal yang tampak sepele yang demikian itu.
Aku yang tidak mengerti diriku…
Ingin ku meminta kepadamu, sudikah engkau menungguku hingga aku siap dengan tegak meminangmu dan kau pun siap dengan pinanganku?! Namun wahai yang telah melumpuhkan hatiku, kadang aku berpikir semua pasti berlalu dan aku merasa saat-saat ini pun akan segera berlalu, tetapi ada ketakutan dalam diriku bila aku melupakanmu... aku takut tak akan pernah lagi menemukan dirimu dalam diri mereka-mereka yang lain.
Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, ijinkan aku menutup surat ini dan biarkan waktu berbicara tentang takdir antara kita. Mungkin nanti saat dimana mungkin kau telah menimang cucu-mu dan aku juga demikian, mungkin kita akan saling tersenyum bersama mengingat kisah kita yang tragis ini. Atau mungkin saat kita ditakdirkan untuk merajut jalan menuju keindahan sebahagian dari iman, kita akan tersenyum bersama betapa akhirnya kita berbuka setelah menahan perih rindu yang begitu mengguncang.
Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mintalah kepada Tuhan-mu, Tuhan-ku, dan Tuhan semua manusia akhir yang terbaik terhadap kisah kita. Memintalah kepada-Nya agar iman yang tipis ini mampu bertahan, memintalah kepada-Nya agar tetap menetapkan malu ini pada tempatnya.
Wahai engkau yang sekarang kucintai, semoga hal yang terjadi ini bukanlah sebuah DOSA.
Wassalam

Sabtu, 7 Julai 2012

garam dalam hati saya...((:

Assalammualaikum.
Harini aku nak luahkan perasaan yang da lame benar di pndam..!aku pernah ade seorang kawan ni..nama dia teettt.dia ni dulu baik sangatII ngn aku dan kawanII yang lain...tapi sekarang abis musnah sumer..aku bergado dengan dia pun sebab perasaan dengki dan perangai dia yang macam gampang tu!hmm..dulu dia lain..baik,bodohII...sekarang uhh...kemain lagi mulut mcm janda anak 9..aku gado pun sebab dengan mulut dia yang bau longkang tu..cakap berkiasII..weyh please la nyah.nyampah aq tau tak??!sekarang nasib baik aku tak sekelas dengan dia dah.puiihh la nak sekelas dengan dia..berlagak nak mampus..! bajet bagus sangat..dia fikir dia sorang je bagus..,aku pun lah!!pastu perasaan memberII sume bukan kau nak jaga,.,kau pentingkan diri sendiri jer,kesian aku tgk...kau fikir kau sorang je yang orang lain kena jaga...aku rasa dengan sume orang kau pernah gaduh..tgk la sape yang jahat sekarang ni kan.dulu bila gado ngn aku,sume orang kau babitkan,padahal aku gdo ngn kau jer...uhhh..perangai macm siottt...sape lah yang tahan ek kwn nan kau?? umm,aku punyr sabar dah meltupII dah...bila pendamII ni..bole jd gila ek upanya.sekarang ni aku doa sangatII supaya aku tak AKAN ada mber macam kau lagi...sekian...(((;


Rabu, 4 Julai 2012

sayang Kau sorang..!

assalammualaikum......
hai..harini hari rabu bersamaan 4 Julai 2012..dah seminggu kot ? ape yang seminggu ek? tah lar! selama seminggu nik,banyak benda yang mengajar aku..(;..walaupun hidup tanpa dia aku ada lagi semangat tok teruskan hidup..ada kawan-kawan yang selalu buat aku happy..seronok sangat bila jumpa kawan-kawan..rasa semua masalah dah tak ada..>.<
Harini aku nak mulakan hidup baru..welcome to syuhadah rajin..! haha poyo lah..rajin ada makna la katekan...daripada aku duk melanguk je tiapII hari melayan perasaan baik aku mengisi masa lapang tok melepak..kihkih..lepak??aishhh lepak dengan buku lah.......bape belas haribulan ni aku nak exam dah...lepastu trial STPM...then STPM...arghhh..terbaik la...umm kepada si dia..jaga diri leklok k..aku sentiasa doakan kau...jangan ingatII lagi tau tau....and aku harap kau pun doakan kebaikkan tok aku..
aku sayang kau sorang.......!!

Rabu, 27 Jun 2012

Hatimu bukan milikku..

assalammualaikum...Gud night to every people..hihi..today i want to talk about my self..;>
Firstly..Alhamdulillah , syukur dengan apa yang Allah kurniakan pada aku sekarang. aku dikelilingi dengan orang yang cukup sayangkan aku :) walaupun setiap hari semakin banyak dugaan yang datang namun aku makin matang untuk tempuhi semua itu. syukur Alhamdulillahs sebab org sekeliling buat aku kuat....~

30.06.12

kenapa dengan tarikh tersebut ?, itulah tarikh yang sangat aku tunggu2 bila tiap-tiap tahun yang datang..;) dan mmg aku tak sabar menunggu hari itu..tunggu msj-msj yang sampai..haha..lau hadiah tu lagi la suka kan...but harini 27.3.12 hari yang sangat membuka sejarah buat aku..wkwk..biasalah dalam hidup takda yang happy selalu kan...ada jer benda yang boleh buat kita tuk jadikan kenangan..lepas ni semoga Allah mudahkan perjalanan hidup aku tanpa sapa-sapa pun..yang aku nak fikirkan sekarang adalah STPM..layan benda-benda sedih biarlah tahun depan..(: yeahhh..!So far harini tak tau hari apa..yang aku nak katakan,cepat-cepat lah berlalu..

Setiap kenangan yang tercipta,aku harap dia jadikan dan simpan elok-elok dalam hati..mungkin ini jalan yang terbaik buat aku ngn dia..(: its ok..sebab aku selalu faham dia kot..hehe..kali ni aku betul-betul faham sampai org lain pun tak faham ngn aku..knp ya? wink wink..takpa lah kan..pengorbanan tok orang lain tu bagus apa kan? mula-mula frust la jugak,tapi kena cover macho gak dpn org..wkwk..yang malangnya terleleh gak..hakhak..betul-betul kelakar seyh..malu aku ngn dyorang..agak-agak dyorang ingat tak??hope lepas ni dyorang wat tak tau je apa yang terjadi..haha..apa-apa pun friends aku sume mmg terbaik dari ladang lah..hihkk..rasa ok plak..kahkah..poyo tak aku? diam..baca je apa aku tulis..pastu aku nak bagitau nik..aku kan..aku sayang dia tau..tapi sekarang kena sayang dia mcm aku sayang kawan-kawan aku dah..hah hah..sekarang buka buku baru..buku lame tu aku nak gi tanam dah dalam laut...hah,doa-doakan kebahagian aku tau? bole la bole la..hikhik..yeahh anak pak sazale ni strong..sob sobss....wkwkwk..ok lah..aku doakan dia akan jumpa org yang lebih baik dari aku..amin..:D ..

Now, I’m single. Again. I’d been feeling like my relationship wasn’t working for a while, but that hasn’t made the breakup any easier. I miss my ex, but even more, I miss the idea of us having a future together. At the same time, I’m getting into the idea of being single, and trying to embrace that rather than rushing to find someone to replace him. (There are few people I’ve had my eye on.) I’m reminded of “Single Girl” by Lush. It starts with “Single girl/who would want to be a single girl?” and ends with “I’m so happy I’m a single girl.”


thankz a lot..:)

Ahad, 24 Jun 2012

Biarlah Ym berbicara..

Assalamualaikum....heyy...blog aku pasni jadi blog novel ..hakhak..
citer ni seronok sgt...

BAB 1 :

AKU cuma mampu tunduk,menyembunyikan wajah seboleh mungkin.Memang salah aku.
Takkan nak menjawab pula. Dia bos... aku ni?
“Awak ni kenapa? Ada masalah ke?”
Laju aku menggeleng sambil mempamerkan
sedikit senyum yang tidak begitu manis. Apa lagi yang aku
mampu lakukan? Cuma senyum itulah buat menutup
kecuaian sendiri.
“This is not the first time, you know? Hari ni dah
tiga kali awak buat silap. Itu dengan saya, dengan orang lain,
tak tahulah! Cuba terus terang dengan saya, apa masalah
awak sebenarnya?”
“Saya yang tak buat betul-betul. Memang salah
saya. Maafkan saya Encik Firdaus. Lepas ni saya akan lebih
hati-hati…”
Encik Firdaus menatapku dengan renungannya
yang mengancam. Membuat aku hampir terduduk, di kerusi
di hadapannya. Sekali lagi aku tersenyum. Kali ini aku pasti
akan rupa senyumanku. Senyuman gabra. Siapa yang tahan
direnung jejaka sekacak Encik Firdaus?
“Saya keluar dulu ya, encik. Saya ambil file debtor
yang encik minta tu.” Aku bersuara lemah. Hairan dengan
kecuaian sendiri. Kenapa perkara sebegini remeh pun, aku
boleh silap?
Encik Fidaus diam. Dia memandangku dengan
pandangan tidak mengerti. Perlahan aku menggaru kepala
yang tidak gatal. Cuba buang jauh-jauh perasan yang mula
bertenggek di ranting jiwa. Janganlah pandang saya macam
tu, encik. Perasan saya nanti! detik hatiku.
“Encik…” panggilku perlahan. Manalah tahu kalaukalau
Encik Firdaus sedang berangan. Tidak sedar sambil
berangan, matanya tertancap padaku. Aku tersenyum dalam
diam.
“Hmmm… tak payah dulu. I nak keluar lunch.
After lunch pass it to me. Okay!”
“Kalau macam tu, saya keluar dulu ya?”
Encik Firdaus mengangguk.
Aku pula berundur perlahan. Tidak sabar untuk
keluar dari bilik berhawa dingin yang tidak mendinginkan
langsung itu! Cuma wajahku yang terasa pijar bila bertentang
mata dengan bos yang tampan itu.
“Diya…”
Langkahku terhenti. Terasa mahu gugur jantung
tatkala mendengar Encik Firdaus memanggil namaku. Tidak
pernah dia memanggil singkatan namaku. Aku berpaling.
“Fail ni? This is not what I want. Isn’t? So, keep it
back.”
Aku tersengih malu sambil mengangguk laju. Cepat
aku mencapai fail yang dihulur oleh Encik Firdaus. Dan cepat
juga aku bergerak keluar dari bilik itu. Tidak sanggup untuk
melihat senyum lucu Encik Firdaus.
Fail di tangan kuletak seketika di atas meja. Kejap
lagilah aku simpan. Mataku tajam memandang skrin
komputer. Mencari-cari Window yang aku rindu. Tidak ada.
Aku mengeluh hampa. Mana dia pergi? Sudah hampir
seminggu dia menghilang. Tidak mahu menjawab semua
pesanan yang aku titipkan. Marahkah dia padaku? Marahkah
dia apabila terlalu sering aku menolak ajakannya untuk
bertemu? Terdetik rasa hiba di hati. Terasa aku kehilangan
sesuatu apabila tidak dapat membaca patah bicaranya di skrin
komputer.
“Hei, Diya! Apahal?”
Aku tersentak. Mengerling sekilas pada teman di
sebelah. Kemudian mataku terpaku kembali pada skrin
komputer.
“Bismillahirrahmanirrahim...” Perlahan aku klik
pada ikon Yahoo Messenger di sudut skrin komputerku.
Melihat kalau-kalau dia online saat ini. Ada! Dia ada, tapi…
kenapa pesanan dan sapaanku yang berbakul-bakul itu tidak
dibalasnya? Sampai hati…. Sebak rasanya dadaku saat ini.
“Diya…”
Aku berpaling. Mengangkat kening tanda bertanya.
Mulut terasa berat untuk kubuka.
Sharifah tersengih.
“Apa hal?” soalnya sekali lagi.
“Apahal apa?” Soalannya kujawab dengan soalan
juga. Tidak faham akan maksud pertanyaan teman sekerjaku
itu.

“Kenapa Encik Firdaus panggil kau?”
“Minta fail laaa.”
“Hari ni, dah empat kali dia panggil kau. Kenapa
ek? Semenjak dua menjak ni… selalu sangat aku tengok dia
panggil kau.”
Aku tersengih. Mana tak selalu… aku asyik buat
silap aja. Semuanya pasal mamat poyo yang tengah buat aku
sedih ni.
“Kenapa ek?” Sharifah bertanya lagi.
Aku tidak terus menjawab. Masih menatap skrin
komputer di hadapanku. Mengharapkan ada keajaiban yang
akan berlaku. Tak ada pun!
Aku sedikit terperanjat tatkala jemari Sharifah
menolak perlahan bahuku. Aku menoleh. Sharifah
mengharapkan jawapan daripadaku rupa-rupanya.
“Entah… dia minat kat aku kut!” balasku selamba.
Sebenarnya tiada mood untuk melayan celoteh Sharifah yang
memang tiada noktah itu.
“Ek hmmm…”
Suara itu membuatkan wajahku membahang. Aku
tunduk memandang meja. Malunya! Kenapalah dia muncul
pada saat-saat ini? Kenapalah mulut aku cabul sangat? Ish,
malunya aku!
Sharifah tersengih sambil mengetuk-ngetuk meja.
Sengih yang mencabar kewibawaanku.
“Siapa yang minat kat awak?”
Aku mendongak perlahan. Dalam terpaksa, aku
cuba untuk bertentang mata redup milik Encik Firdaus. Tak
guna punya mulut! Sanggup malukan tuannya sendiri. Lepas
ni… kena hantar pergi sekolah ni. Ajar hormat tuan sikit.

“Errr… Mat Bangla kat production encik. Dia selalu
kacau saya. Ha… betul tu… betulkan, Sherry,” ujarku
tergagap-gagap sambil memandang wajah Sharifah yang
mengulum senyum.
Sharifah mengangguk laju menyokong kata-kataku.
Sekali pandang, reaksi Sharifah nampak berlebih-lebih pula.
Encik Firdaus tersenyum manis. Aduh… dia tak
tahu ke, senyumannya tu boleh buat orang tergoda?
“Tak keluar lunch ke? Jomlah, saya belanja,”
pelawanya sambil tersengih.
“Errr... tak apalah! Dah kenyang encik…”
“Sharifah?”
“Encik belanja?”
“Yes. All on me. Jom la, ajak staf lain sama. And
you… Diya, jom la!”
“Saya betul-betul kenyang. Terima kasih.”
“Sure?”
“Yes!”
“Kalau macam tu, nak buat macam mana, ya tak?
Agaknya, tunggu Mat Bangla awak belanja ya?” gurau Encik
Firdaus.
“Eh, mana ada… tak adalah!” jawabku malu-malu.
Sejak bila pula Encik Firdaus pandai bergurau dengan staf ni?
Ish… musykil betullah! Agaknya hati tengah senang kut?
“Sharifah… shall we?”
Sharifah mengangguk sambil mengangkat
punggung.
Encik Firdaus bergerak ke ruangan penyambut
tetamu.

Sharifah pula berlari-lari kecil sambil tersengih
memandangku. Aku mengeluh perlahan sambil menongkat
dagu. Mataku kembali kaku memandang Yahoo ID yang
kurindu. Manalah dia pergi? Kenapalah dia buat aku macam
ni? Tidak tahukah dia betapa beratnya beban rindu yang
kutanggung saat ini? I miss you sayang!!! jerit hatiku tibatiba.
Sayang? Siapalah sayang tu? Hesy! Memang aku dilanda
perasaan tahap kronik ni. Kalau dibiarkan boleh melarat jadi
sakit jiwa ni. Tak nak!!! ..........bersambung..